Am i a fool? (chapter 5)

CHAPTER 5

Author: Athiyaalmas panggil aja alma/ athiya / almi/ ndut juga boleh terserah^^

Title: {Chaptered} Am i a fool?chapt 5

Cast:

  • Ø Key SHINee
  • Ø Amber F(x)

Other cast:

  • SHINee member
  • Ø F(X) member
  • Donghae Suju
  • Daniel Dalmatian
  • Nicole Kara
  • Temukan sendiri

Genre: Romantic, and other

Rating: General

Desclaimer: semua cast milik ortu masing-masing. Selebihnya dalam cerita punya saya…. pikiran saya.. jerih payah saya(?)

Backsound: that should be me – justin bieber, if – taeyeon(translate bold)

Contact me on:

  1. fb: athiya almas
  2. twitter: @athiyaalmas
  3. wp: athiya064.wordpress.com

          Cerita ini hanya untuk fans COUPLE DIATAS  jadi yang merasa antis mianhae stay away from here. please read.. comment and no copas + bashing. Jebaaalll comment… kalo enggak bakal author lempar sampai seoul #reader kesenengen#  abaikan tulisan tercoret itu.

Karena kemaren author sempet dibashing fans couple lain sekarang sekali lagi SIDERS ANTIS PERGI KALIAN!!!

 

@tomorrow

“Jung soo jung, bisakah benci menjadi cinta?.” Bisik sulli. Semalam aku meliahat televisi dan hari ini aku terkantuk-kantuk ria.

“Tentu..”

“Coba buktikan           !.”

“SEPERTI KEY DAN AMBER!.” Teriak krystal memecah telingaku, haish seharusnya aku amsih bisa melanjutkan tidur. Eh tunggu bilsng apa tadi?.

“Ya! Siapa bilang aku dan key?.” Tuduhku setengah merem(?)

“URI!.” Jawab krystal sulli.

“stt.. stt.. amber dengan key lo..”

“Hah? Iya aku juga dengar..”

“Dibalik itu amber..” bisik murid lain.

“YA! JANGAN MENGGOSIP! AKU DISINI!.” Teriakku. Untungnya semua kembali diam, haish aku jadi gagal tidur.

“Amber kau serius tidak suka key oppa?.”

“Ne..”

“Jujur?.”

“Ne jung krystal.”

“kau tidak menyesal kalau dia pergi?.”

“NE!.” Teriakku kesal haish anak ini benar-benar membuatku pusing saja.

“Baik.. karena sepertinya kau memang harus mendapatkan ini.” Sulli menyerahkan sebuah amplop cokelat, apa itu? Surat dan DVD. Lalu kedua yeoja itu diam menatapku, aku juga balas menatap mereka.

“Wae geurae?.”

“Baca..” perintah krystal.

“nanti saja aku mau tidur..” aku benar-benar tertidur akhirnya.

Aku merasa seseorang meletakkan tangannya di pundakku, lalu mengusap kepalaku. Membuatku jadi terbangun, mungkinkah key?. Aku mengangkat kepalaku.

“Luna? Victoria? Sulli? Krystal?.” Panggilku. Benar itu mereka.

“Amber-ah.. kita masih ada untukmu kok.” Jawab luna. Dengan wajah sendu.

“Ya tentu saja kalian harus selalu ada untukku kita kan sahabat.” Potongku, pada kenapa sih?. Lalu aku menarik mereka keluar karena kelas memang sudah sangat sepi. Kira-kira mereka kenapa ya? Apa terjadi sesuatu? Jangan membuatku takutt… aku.. haish perasaanku tak enak.

Aku melihat mobil milik onew sunbae, biasanya key berkumpul bersama mereka tapi menggunakan mobilnya sendiri. Kuhitung dalam hati, satu.. dua.. tiga.. empat. Hanya 4 orang saja tanpa key, entah kenapa hatiku jadi sesak sendiri melihatnya. Kami berjalan melewati mereka. Tiba-tiba mereka sudah berhenti didepan kami. Semua menatap kami, eng.. menatapku tepatnya.

Tanpa berkata apapun, onew oppa atau sunbaeku itu menepuk pundakku perlahan, ada apa sih? YA! Kenapa menatapku dengan pandangan sedih begituuuuuu…. lalu jjong sunbae biasanya dia yang terlihat sering cengar cengir tapi dia malah mengacak rambutku perlahan.

“Gwenchanayo.. gwenchana..” katanya.

“YA! WAEYO?.” Teriakku.

“Kita juga kehilangan noona.” Baru pertama kali ini taemin berbicara dengan akrab padaku.

“Kehilangan siapa?.”

“Apa kau belum menerimanya?.” Tanya onew sunbae.

“Sudah.” Jawab sulli pendek. Memotong jawaban amber.

“Aaa aku seperti dikelilingi orang-orang yang gagal ujian, sudah sudah jangan menatapku begitu aku mau pulang.” Kataku.

“Tenanglah..” kata minho pendek.

@amber’s home

Aku menghempaskan diri ke tempat tidurku, melepas lelah. Tiba-tiba ingatanku melayang pada wajah teman-temanku.

“Kita juga kehilangan noona.”

Kata milik hobaeku yang imut itu mendadak terngiang. Aku mendadak kaget baru menyadari sesuatu, apakah mungkin… key telah meninggalkan kita semua untuk selamanya??? ANDWAE!

“Amber-ah.. kita masih ada untukmu kok.” Jawab luna. Dengan wajah sendu.

Kemudian setelah itu onew sunbae itu menepuk pundakku perlahan

“Gwenchanayo.. gwenchana..” katanya.

lalu jjong sunbae biasanya dia yang terlihat sering cengar cengir tapi dia malah mengacak rambutku perlahan.

Ditambah lagi perkataan taemin.

“Kita juga kehilangan noona.” Baru pertama kali ini taemin berbicara dengan akrab padaku.

Aku jadi heboh sendiri bagaimana kalau key telah tiada, astaga kenapa mereka tidak bilang bagaimana juga.. aku.. aku juga ada hati dengan key. Aku teringat amplop yang diberikan sulli dan krystal tadi.

Hey bodoh.. mianhae, jeongmal.. saat ini mungkin kau tidak bisa menemuiku..

Mianhae aku tak pernah bilang padamu.. mianhae.. aku hanya punya sesuatu yang akan kuberikan padamu..

Putarlah kaset itu, gumawo..

Key

(usahain nyetel backsound that should be me justin bieber biarpun aku gak ngefans tapi adegan ini ngingetin aku sama lagu itu loo😀 )

Jangan bilang key telah meninggal… karena dia sakit atau apapun itu.. jangan bilang.. ANDWAE! Aku segera mengambil laptopku dan menyetel kaset itu.

“Check.. hana dul set.. aish annyeonghasseyo amber, kuharap kau menonton sendirian..”

“Ini aku, ah.. tentu saja kau tahu.”

“Aku tidak bermaksud untuk meninggalkanmu.. hanya sekarang 3 jam lagi aku akan berangkat ke bandara, kuputuskan untuk berangkat lebih cepat, mianhae.. aku tak berkata padamu.”

“Kalau kau mau bertanya kemana aku? Aku akan ke amerika.. “ nafas lega terhembus.

‘untung hanya ke amerika. Tapi tetap saja amerika.. terlalu jauhh..’ sesalku.

“ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu..”  lalu ia menunjukkan sebuah foto, sepertinya aku mengenali foto itu, kotak berwarna biru itu.

“Ini.. pertama kali kita bisa berbaikan.. baju karate itu.. itu dariku.. aku kan telah memintamu ikut, tapi kau menolak (baca am i a fool chapt2) jadi aku pilihkan sesuai pikiranku. Ternyata kau suka..”

Lalu ia mengeluarkan selembar foto lagi, tulisan dalam hadiah itu. Hadiah pertama dalam baju karateku.

“Kalau kau bertanya apa maksud dari ‘semoga kau menang, gumawo..’ tentu saja aku ingin kau menang.. dan gumawo kau mau menjaga rahasia tentang siapa aku, kau melindungi sifat burukku. Gumawo..”

Selembar foto lagi. Foto ipod beserta kartu ucapan didalamnya.

“Ipod ini.. ah entahlah hari itu aku pergi ke mall, entah kenapa aku sangat ingin memberikanmu sebuah hadiah dan yang terlintas hanya ipod, kau tidak menyukainya ya?..”

“Suka..” jawabku tanpa sadar, ini kan tayangan televisi mana mungkin key dengar.. astaga key. Aku.. aku tidak bisa berkata apapun. Baru kali ini aku merasakan hal seperti ini, diistimewakan..

“Lalu aku juga bingung ucapan apa yang akan kuberikan? Dan.. ini aneh aku mengingat saat kau menciumku (baca am i a fool chapter 3) jujur saja aku merasa.. ah tidak bisa dijelaskan haha.. lalu aku berniat mengerjaimu. Kukatakan saja itu buruk padahal tidak hehe.” Membuatku ingat hal itu dan malah membuatku tersenyum.

“emm.. sebenarnya suaraku tidak bagus. Ada lagu yang mau kunyanyikan..” (nah reader setel deh that should be me nya)

“that should be me.. holding your hand, that should be me making you laugh, That should be me this is so sad, That should be me That should be me, That should be me feeling your kiss, That should be me buying you gifts.” Seharusnya lagu itu masih ada lanjutannya tapi key berhenti. Wae? Kenapa berhenti?

“Aigoo kenapa aku bernyanyi seperti itu? Sudah sudah.. kau pasti tertawa disana.. hahaha.. berjanjilah untuk menghubungiku, amber.. sepertinya aku harus berangkat sebelum pesawat meninggalku. Aku juga butuh waktu untuk mencetak video ini dan memberikannya pada krystal dan sulli. Mereka yang pertama kali mengetahui siapa pengirim hadiah itu jauh sebelum kau dan yang lain tahu.. annyeonghasseyo.” Key kemudian menghilang dari layar dan mematikan video itu.

Tidak aku tidak menertawakanmu.. aku juga tidak berkata kalau suaramu jelek.. aku tidak marah padamu key.. aku berterimakasih padamu.. aku.. aku rindu padamu key..

Air mataku sudah keluar, benar-benar menangis.. dasar sunbae bodoh, jelek,  tapi aku merasakan susahnya untuk membencimu key… benar kau yang pernah menggandengku, membuatku tertawa, orang yang pernah kucium hahaha.. dan orang yang selalu memberiku hadiah.

Perhaps, the reason I only look at you, like a fool, is for fear that you may turn your face away, and you and I may drift further apart Perhaps, the reason I can’t say ‘I love you’, like a fool..

Baru kusadari sesuatu.. baru tahu kalau aku ada perasaan lain, tapi mau bagaimana lagi.. untuk bertemu lagi aku harus menunggu selama 4 tahun… sepertinya aku harus mengawalinya lagi, belajar kembali ke waktu sebelum dia datang.

Haaaaahhh gimana? Ancur ya? Ya begitulaaahhh Masih ada satu part lagi chingudeul :D? RCL ya.. Jangan lupa hubungin author di twitter dan facebook. Kalo bisa sekalian follow sama add hehe #promote oiya kunjungi blog ku juga ya sama blog ini #kebanyakanpromote

Categories: chaptered, fanfiction | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “Am i a fool? (chapter 5)

  1. Unnie,,,
    keren-keren…..
    lanjutannya ditunggu….
    gak sabar nih!!!
    @_KeyBerLove

  2. iya saeng ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: