My Only Golden Voice

Author: @Athiyaalmas atau @Shfllyy3424

Title: {Oneshoot} My Only Golden Voice

Cast:

  • Jonghyun SHINee
  • Luna f(x)
  • Shin Sekyung

Other cast:

  • IU
  • F(x) member
  • SHINee member
  • SM member
  • Temukan sendiri

Genre: romantic, friendship, general etc.

Rating: 13+

Ps: ini ada hubungannya sama ff ‘Happy Birthday Krystal I’ll Choose You’ terus dilanjutkan sama ‘Finally I Found You’ terus FF Keyber ‘The coolest girl ever’ baru ff  ini dan satu FF Taelli tapi gak ada hubungannya sama cerita ini *numpang promosi* ^^, jadi baca dulu ff itu ya biar gak bingung^^

Desclaimer: All cast belong to their self and god. PLOT IS MINE ATHIYA ALMAS!

Contact me on:

  1. fb: athiya almas
  2. twitter: @athiyaalmas
  3. wp: athiya064.wordpress.com

 

Cerita ini hanya untuk yang menyukainya. Kalo gak suka jangan dibaca ya, DON’T BE A PLAGIATOR! DON’T bash me… this is just my imagination.

Happy reading ♥

 

Beberapa lead vocal di SM ent. Sudah pernah mengadakan duet dalam satu panggung. Sebut saja Kyuhyun-Seohyun, Jonghyun-Kyuhyun, Onew-Yesung, Luna-Zhoumi, Taeyeon-Kyuhyun, Luna-Onew,Luna-Yesung dll.

Tapi dalam setiap duet itu, belum pernah menyediakan duet antara ‘Jonghyun dan Luna’ dua golden voice dari masing-masing group. Siapa yang tidak tahu kemampuan menyanyi mereka? Padahal sudah pasti kalau disatukan JongNa bisa menyanyi dalam harmoni yang indah.

Beberapa kali fans mendesak agar Jonghyun dan Luna berada dalam satu panggung berdua, sayang permintaan itu belum dikabulkan pihak SMent.

Tapi itu tidak mengurangi persahabatan antara SHINee dan F(x). Mereka masih bersahabat dengan sangat erat.

♥♥♥

            “Sunyoung unnie, apa kau sudah makan?” gadis dengan rambut blonde bernama asli Park Sunyoung itu hanya menggeleng sambil tersenyum kecil. “Belum, waeyo?” tanyanya sambil menutup partiture musik di tangannya.

“Kau ini, sudahlah jangan terlalu sering berlatih. Ingat ‘Terlalu banyak itu tidak baik’ kau lupa ya? Aku kan sudah mengajarimu berulang kali unnie.” Yeoja yang berbicara itu mengambil alih partiture dari tangan Sunyoung.

“Ya! Ji Eun-ah! Kembalikan milikku! Kau ini kenapa jahil sekali.. IU!!” teriak Sunyoung sambil berusaha merebut partiture dari tangan IU, sahabatnya. “Kenapa sih? Aku kan hanya melihatnya Luna unnie.” IU mengalah dan mengembalikan milik Luna itu.

“Tidak papa sih, tumben kau mau mengalah? Dana akhirnya kau memanggilku Luna. Ayo makan aku sudah hampir ditumbuhi semak belukar karena menunggumu tau, katanya kau mau ditemani.” Gerutu Luna.

“Haha bolehkan aku bebas memanggilmu, Luna unnie atau Sunyoung unnie. Tadi acara yang kuhadiri berakhir lebih lama, jadilah aku meninggalkan yeoja cantik sendirian sambil berlatih menyanyi di taman sepi ini. Hehehe..” canda IU membuat Luna melayangkan sebuah jitakan ke sahabatnya itu.

Mereka pun berjalan-jalan menuju ke sebuah restaurant masakan Jepang. Dan duduk sambil menunggu pesanan mereka. Lalu mereka memakan pesanan itu.

“Bagaimana hari-harimu? Tumben sekali unnie tidak sesibuk biasanya. Padahal menurutku f(x) sedang padat jadwal kan? Bagaimana kau bisa keluar sesantai ini?” tanya IU. Luna hanya menghela nafas.

“Aku bisa bersantai, Krystal dan Sulli sedang sibuk urusan pelajaran. Amber unnie sedang ke China selama beberapa waktu dan Victoria unnie, kau taulah maksudku..”

“Yah aku benar-benar tidak habis fikir dengan Nichkhun oppa, tapi setidaknya Vic unnie tegar. Kalau aku mungkin sudah menjadi gila ditinggal calon suami di hari pernikahan sendiri dan menyadari bahwa calon suamiku itu menghilang.” Ucap IU (baca ff Finally I Found You)

“Dia kan memang yeoja yang kuat. Oh iya bagaimana dengan album barumu?” tanya Luna mencairkan suasana. IU terlihat bersemangat ketika mulai membicarakan album barunya itu. Luna tersenyum menatap IU.

Dojeohi ireohken deo andwegesseoh Naega eodeohgedeun jom sonbogesseoh~

Yeobboseyyo? Iya tunggu sebentar aku akan segera kesana.” Luna menatap IU. “Sejak kapan Hot Summer?” tanya Luna.

“Baru tadi malam aku mengganti ringtone ku. Unnie mianhae rupanya aku ada jadwal manggung lagi, bagaimana bisa managerku lupa?” gerutu IU.

“Sudahlah managermu kan juga manusia biasa. Kau pergi saja Ji Eun, hati-hati ya. Semoga sukses^^ kau naik apa?” tanya Luna.

“Managerku akan menjemputku. Aku pergi dulu ya unnie.” IU memberikan sebuah pelukan ke Luna dan berlari keluar dari restaurant.

♥♥♥

            Luna melangkah memasuki Dorm nya. Ia berpapasan dengan Victoria yang sedang berdiri di depan pintu.

“Luna, datanglah ke SM build Youngmin ahjussi ingin bertemu denganmu.” Kata Victoria singkat. “Baiklah unnie. Dan Unnie makanlah yang banyak, kau terlihat makin kurus.” Victoria hanya tersenyum kecil.

“Baiklah kurasa kali ini aku harus menuruti donsaengku tercinta. Ingat jangan pergi ke dapur Sulli dan Krystal memaksa membuatkanku masakan agar aku makan dan hasilnya gagal. Biar mereka membersihkan sendiri. Sudah ya aku mau keluar dulu.” Pamit Victoria, Luna tersenyum lega. Baru sekali ini Victoria berbicara panjang dan terlihat bahagia.

“Dengan Onew oppa?” tebak Luna. “Yah, ternyata kau mengenalku dengan baik sekali Luna. Sudahlah, aku harus mencoba yang baru juga kan? Aku duluan.” Victoria keluar dorm.

“Sulli, Krys aku pergi juga ya, jangan lupa bersihkan dapur!” teriak Luna lalu kembali keluar dorm. “Ah eotte?” gerutu Krystal.

@SM Building

Annyeonghasseyo.” Sapa Luna saat masuk sambil membungkuk. Presdir baru SM ent. Menatap Luna dan mengisyaratkan Luna agar duduk.

“Luna, ada hal yang akan kubicarakan. Ini mengenai ada lagu baru yang harus kau nyanyikan. Kenapa harus? Karena menurutku suaramu yang paling cocok. Kau mau kan?” tanya Youngmin.

“Baiklah, apa aku solo?” tanya Luna. “Ah, tidak kau akan duet dengan.. kemana namja itu? Seharusnya ia datang..”

Brakk!

Annyeong maaf aku telat dan menggebrak pintu.. Kau??” Luna berbalik dan mendapati namja yang terkejut menatapnya.

Normal pov end

Luna pov

“Baiklah, apa aku solo?” tanyaku, jarang sekali presdir memintaku menyanyikan lagu yang sedikit ‘penting’. “Ah, tidak kau akan duet dengan.. kemana namja itu? Seharusnya ia datang..”

Brakk!

Aku merasa jantungku akan copot, aku hanya menenangkan diriku yang kaget karena suara pintu digebrak itu.

Annyeong maaf aku telat dan menggebrak pintu.. Kau??” aku menoleh dan menatap namja yang datang dengan nafas tersengal-sengal itu, kenapa dia kaget kalau misalnya ada aku?

Oppa?well ternyata saat itu datang juga. Aku akan berduet dengan orang itu. Ia duduk di sampingku.

“Jadi sebenarnya ada apa?” tanyanya terus terang. “Kau ada proyek duet dengan Luna. Suara kalian sangat cocok untuk lagu ini. Kalian berlatih selama minggu ini dan rekaman 9 hari lagi, setelah itu syuting MV akan dimulai pada hari ke 11. Kalian kan dekat jadi aku rasa tidak susah membangun chaemistry aku benar kan?” ahjussi tua ini.. kalau dia bukan presdir sudah kubentak mungkin.

Mwoya? Youngmin-ssi itu terlalu cepat. Jadi kepulanganku ke Korea hanya untuk melakukan syuting? Tapi member yang lain mendapat libur.” Kesal namja itu. Yaaa.. aku tau mereka sedang sibuk berada di Jepang. Dan waktu pulang ke Korea pasti berharga sekali.

“Luna, kenapa kau diam saja? Kau keberatan kan? Ayolah kita pasti tidak siap jika harus secepat ini.” Seharusnya aku mengangguk bukan? Maka kugerakkan saja kepalaku keatas dan ke bawah. “Itu benar Youngmin ahjussi aku agak keberatan.”

Jebal, ayolah demi SM! Aku akan memberi kalian reward kalau kalian melakukannya dengan baik. Dan kalian dengar berapa banyak fans yang mendesak agar kalian di duetkan? Lihat saja sendiri Park Sunyoung dan Kim Jonghyun! This is the time, this is JongNa moments.

Baru saja belajar bahasa Inggris sudah berkata begitu. Kalau aku pribadi sih terserah saja. Kulihat wajah leader vocal SHINee itu. Tiba-tiba ia mengangguk.

“Baiklah, aku menerimanya. Asal kau beri aku free schedule untuk bersama keluargaku dan bersenang-senang dengan member SHINee. Hanya itu yang kuminta, tidak susah kan?”

“Baiklah Jonghyunnie, kau baik sekali. Aku akan menjadwalkan liburmu kau tenang saja. Kalau kau Luna?”

Aku hanya diam, kalau free schedule berarti Onew oppa bisa berada di sini lebih lama. Dan Victoria unnie pasti akan lebih baik lagi. “Aku tidak minta apa-apa, lakukan saja seperti seharusnya.” Jawabku singkat kemudian mendengar arahan dari Youngmin ahjussi.

♥♥♥

            “Unnie sudah berapa kali aku bilang? Berhenti mondar-mandir!” yang diteriaki hanya memegang sebuah benda bersampul hitam. “Ish, satu hari lagi!”

“Tapi kalian sudah rekaman kan? Dan itu memang keren sekali. Jadi kenapa diributkan?” tanya yeoja cantik itu.

“Krystal! Kau tidak mengerti jalan ceritanya!! Kau tau aku mendapat adegan kiss scene dan itu baru diberitahu kemarin, presdir gila!”

MWOYA?? Ah untuk kali ini Youngmin-ssi lebih gila daripada Lee Sooman.” Teriak Krystal. “Tapi sudahlah Luna unnie aku yakin kau bisa melakukannya dengan baik.” Sambung Krystal sambil bangkit dan menepuk pundak Luna.

Pletakk!

Unnie kenapa kau menjitakku?” tanya Krystal sambil mengelus kepalanya. “Ah mian habis kau sih, kau tau itu tidak mudah bagiku kalau aku tau aku disuruh berciuman dengan Jonghyun oppa!! Aish bisa mati aku besok diburu anti-fans.” Kesal Luna lagi, kemudian tanpa sengaja Luna memandang sebuah benda berkerlipan di balik baju Krystal, sebuah kalung dari namjachingunya. Siapa lagi kalau bukan Choi Minho.(baca ff Happy birthday Krystal I’ll choose You)

Waeyo?” tanya Krystal. “Ah gwaenchana, hanya saja kalung dari Minho oppa itu benar-benar indah dan pantas untukmu.” Ucap Luna tulus. “Kau pasti akan mendapatkan sesuatu yang berharga juga kalau jadian dengan Jjongie oppa.” Luna hanya mendengus.

What? Can you repeat it once more? Luna akan berciuman dengan Jonghyun oppa?” Amber datang sambil bertanya bingung, Luna hanya mengangguk resah.

“Wuhhuu! Daebak! Kau dan Jonghyun my dyno brother! Chukkahamnida!” teriak Amber senang. “Dasar dua KryBer pabo!” kata Luna lalu masuk ke kamarnya.

@tomorrow

Luna Pov

FIGHTING PARK SUNYOUNG!!!” aku menelan liur dan menenangkan diriku. “Ne, hwaiting!” dengan ragu aku mengangkat tangan.

“Nanti beritahu kami bagaimana rasanya ya unnie.” Sial mereka menggodaku lagi, apalagi maknae dan Dyno. Benar-benar.. “Ne.” Jawabku parau, rasanya tidak ada lagi perkataan yang bisa kuucapkan dengan mudah kecuali ‘Ne’

@shooting‘s place

Unnie, masa tidak boleh kalau tidak benar-benar berciuman? Kau tau kan maksudku.. apa tidak bisa hanya dengan efek camera saja?”

“Ah, tidak tau tapi kata mereka nanti kalian akan disorot dari berbagai angle dan itu berarti kalian harus akting maksimal dan melakukan secara real, oh ayolah masa kau tak ingin mencicipinya?” goda stylish bernama Minhwa ini.

“Aku rasa semua orang sudah gila..” gerutuku. “Sudah Luna jangan bergerak-gerak riasanmu bisa hancur nanti.” Aku hanya menurut dan bersikap tenang.

Jalan cerita Music Video ini benar-benar bagus. Tentang seorang lelaki yang sudah mencari gadis yang dicintainya selama 10 tahun semenjak ia kecil. Gadis pujaannya adalah gadis periang tapi ternyata ia memiliki masalah yang ia pendam dan tidak ada satupun yang mengerti. Tapi karena kegigihan lelaki itu ia bisa mendapat segala informasi tentang gadis itu. Dan hanya dia yang tau dimana gadis itu tinggal. Padahal dalam ceritanya mereka bertemu selama masih tinggal di California dan bisa bertemu di Korea negara asal mereka.

“Kau sudah siap?” aku yang sedang membaca script menoleh dan mendapatinya di belakangku. Benar-benar tampan.. kenapa ia semakin terlihat tampan dari hari ke hari? Apalagi dengan kemeja yang membalutnya ini.

“Luna kau sudah siap?” tanyanya lagi, aku tersadar dari kekagumanku pada wajahnya. Biarlah banyak orang yang bilang dia terlihat seperti apa tapi dia adalah orang yang ku’suka’i hanya sebatas suka, yah sepertinya.. aku tidak mengetahui hatiku dengan baik.

“Sudah kok oppa.” Jawabku sambil tersenyum lalu meletakkan gulungan kertas yang kubaca tadi. “Apa dimulai sekarang?” tanyaku, ia mengangguk. Aku melangkahkan kakiku agak risih sebenarnya mengenakan dress berwarna peach ini. Aku kan tidak terlalu suka berpakaian seperti ini. Tiba-tiba aku merasa tanganku dipegang dari belakang.

“Kau cantik.” Katanya singkat lalu berjalan mendahuluiku. Mengapa aku merasa ada yang aneh? Seperti sesuatu yang menghangat dalam tubuhku.

Camera.. roll.. take.. action!” aku berakting duduk sambil berusaha menahan air mataku yang jatuh. Lalu membenamkan wajahku ke kaki, seolah-olah aku terpukul atas penyakit yang terjadi padaku dan meninggalnya orangtuaku sehingga aku sendirian di pesta ulang tahunku, dalam kisah ini umurku tidak akan lebih dari 3 tahun. Dan tidak ada yang mengerti.

Kemudian aku berganti pakaian santai dan setting berada dalam sebuah rumah. Aku menata barang-barang sambil melamun tanpa semangat.

Prang!!

Sebuah vas bunga jatuh dan pecahannya bersemburat di lantai. Aku merunduk akan membersihkannya. “Uhukk! Uhukk!” aku tersedak dan tak dapat mencegah darah yang mengalir dari mulutku. Well darah ini adalah syrup yang sangat kental dan manis. Aku berlari ke kamar mandi dan membasuh kepalaku dengan air dingin dari wastafel.

Sekarang bagian Jonghyun oppa. Kulihat ia berakting ke sebuah kantor kedutaan Amerika di Korea. Berusaha mencari data tentangku, dan seberkas senyum indah terbentuk di wajahnya. Ia berhasil menemukan dataku.

Ia segera berlari dan menaiki mobilnya menuju ke arah rumahku. Aku sudah siap di balik pintu dengan dandanan yang dibuat agak pucat tapi tetap memperlihatkanku sebagai wanita yang memiliki kecantikan alami.

Ini ada sedikit drama, dimana musik akan berhenti dan kami berbicara. Kudengar pintu diketuk agak keras, saatnya aku keluar.

“Luna..” panggilnya. Aku berencana berbalik tapi tangannya menahan pintu rumahku. Aku menatapnya agak sinis.

“Mau apa kau kemari?” tanyaku sinis. “Ikut aku!” perintahnya. Dan aku menggeleng sambil berusaha kembali masuk kerumah. “IKUT AKU!” bentaknya.

Shireo..jangan memaksaku Jonghyun oppa.” Tegasku lagi. Tapi ia menarikku sampai ke halaman tempat mobilnya di parkir.

“Ayo kembali ke California dan aku akan menjagamu, menemanimu, merawatmu. Kau tidak bisa menahan semua ini sendirian. Tidak akan pernah bisa! Ini bukan keahlianmu lagi! Aku tidak akan membiarkanmu hidup seorang diri dan menderita penyakit Kanker darah itu!!”

Plakk!

“Kau bukan siapa-siapaku! Dan kau tidak berhak mengetahui apapun tentangku. Biarkan saja aku sendirian sampai aku meninggal!” teriakku.

Aku menamparnya, dan ia memegang wajahnya yang seolah-olah benar-benar sakit itu. Oh ayolah, syuting itu sangat menyenangkan. Dan aku merasa benar-benar all out menjalaninya. Kesempatan itu kubuat untuk berlari masuk rumah.

Di dalam kamera menyambutku, aku menutup pintu dan bersandar di balik pintu sambil mengeluarkan air mataku. Disini aku diceritakan memang jatuh cinta pada Jonghyun oppa. Aku menangis karena tak tega dan tak dapat membohongi perasaanku.

Disini ia bernyanyi dan tetap teguh menunggu di depan rumahku. Hingga hujan turun dengan sangat lebat. Ia tetap berdiri di halaman rumahku dan kemudian jatuh tertunduk. Ia menyanyikan bagian itu dengan hebat. (Jonghyun beneran nyanyi walaupun tanpa musik ceritanya Cuma buat menghayati gitu.)

            “I always in here, waiting for you untill you come to me. Oooh baby i love you, i really love you. Whatever you do ‘cause you’re the one in my heart..”

(Ini ceritanya translate lagunya dan lyric ini aku ngarang beneran hehe^^v)

Aku tak tahan dan berlari keluar, hujan membasahiku. Hujan yang sebenarnya berasal dari air PMK itu menghujani kami.

Neol michyeosseo, jeongmal michyeosseo..”(kau gila benar2 gila) ucapku lalu membantunya bangkit. “Pergilah oppa aku bisa melaluinya sendirian.” Ucapku di tengah hujan. Tapi ia meraih kepalaku dengan cepat dan aku tidak sempat berpikir saat bibirnya menempel di bibirku.

Cut!! Luna kenapa kau terdiam begitu? Dan kau Jonghyun jangan terlalu agresif! Kau memang melakukannya dengan tiba-tiba tapi kau terlalu memaksa ayo ulang!” aku hanya bisa diam.

“Ehm maafkan aku Luna, baiklah kita mulai lagi. Tatap aku seolah-olah kau sebenarnya mencintaiku tapi tak bisa mengatakannya. Lakukan dengan baik dan kita akan melaluinya tanpa perlu diulang-ulang.” Jelas Jonghyun oppa aku hanya mengangguk.

Camera.. roll.. take.. action!” teriak sutradara dan aku bersikap sebagaimana mestinya tiba-tiba bibirnya menyentuh bibirku lagi. Ia meletakkan satu tangannya di tengkukku dan mendorong kami agar tetap berciuman. Satu tangannya melingkar di pinggangku.

Astaga aku nerveous!! Kapan syuting ini berakhir? Kapan?? Aku meletakkan tanganku di pundaknya. Sudahlah jantungku sudah berdetak secepat kereta api. Tapi kamera tetap saja men-shoot kami dari berbagai arah. Ciumannya hangat kuakui tapi aku tidak berani membalasnya, aku takut ia mengira yang macam-macam.

Cut! Good!! Daebakk! JongNa Jjang!! Yeah you got it guys!” segera setelah produser berkata begitu Jonghyun oppa dan aku sama-sama menarik wajah. Semoga wajahku tidak seperti kepiting rebus.

Kulihat ia tersenyum di depanku sambil mengangkat sebelah tangannya. Aku tidak memahami maksudnya sampai ia mengangkat tanganku dan menepuk tanganku dengan tangannya (High five) “Cha! Kita berhasil, kita lihat bagaimana reaksi SHINee-f(x) shipper besok.” Katanya sambil tersenyum. “Yeah kita hebat oppa.” Balasku dan syuting berakhir dengan sukses aku pun mandi dan pulang ke dorm dengan lelah dan perasaan masih agak malu.

♥♥♥

            “Omonna! Unnie! Ini music video yang benar-benar romantis yang pernah kulihat. Kalian hebat sekali termasuk ciuman kaliaaan!!” Sulli heboh sambil bertepuk tangan di hadapan Luna. Luna hanya tersenyum kecil.

“Jadi bagaimana rasanya? Ini sudah 4 hari dan hari ini MV JongNa ‘I Always In Here’ sudah diluncurkan dua jam lalu dan di situs Youtube likers sudah menjadi 876 orang. Wow so great! Apakah masih terasa Lun?”

“Amber unnie sudah kubilang tidak! Jangan mengungkit hal itu! Huft, bagaimana seorang Key oppa mencintai yeoja jahil sepertimu?” teriak Luna yang makin merasa disudutkan.

“Ya! Luna-ya jangan berkata yang tidak-tidak, itu berbeda sudah baiklah aku tidak akan menggodamu. Ingat jangan sampai hubunganku dengan Key tersebar!” ancam Amber. “Sudah banyak yang tau unnie.” Goda Luna sengaja. “ANDWAE! Aku harus menelpon Key.” (baca ff The coolest girl ever)

“Sudahlah kalian, Luna-ya Kudoakan kau jadian dengannya dan berhasil..” ucap Victoria serius. “Aku tidak terlalu berharap padanya unnie, sekarang adalah waktumu. Kau harus menemukan seseorang yang lebih baik seperti Onew oppa.” Luna memberi Victoria semangat, Victoria hanya menunjukkan wajahnya yang bersemu merah.

 

 

“Kau hebat unnie!!” ucap seorang yeoja semangat. “Sekarang lagu itu menjadi top chart di mana-mana, Luna unnie hebat!”

“Ish IU sudahlah, ayo kita makan jadwalku benar-benar membuatku merasa penat. Begitu enaknya free.” Mereka pun mengambil tempat dan makan berdua. Tiba-tiba IU mencolek lengan Luna.

Wae geurae?” tanya Luna, IU hanya melirik ke arah kanan. Luna mengikuti pandangan IU dan mendapati Jonghyun sedang berdua dengan mantan pacarnya Shin Sekyung.

“MV kalian sudah keluar ya, kau benar-benar terlihat menghayati dan bernyanyi dengan hebat sekali Jonghyunnie.” Ucap Sekyung. Luna dan IU hanya berusaha keberadaan mereka tak disadari 2 orang itu.

“Ya begitulah.” Jawab Jonghyun ogah-ogahan. Entah karena tidak ingin membicarakan MV itu atau tidak ingin berbicara dengan Sekyung.

“Bagaimana ciumannya? Yeoja itu kaku sekali ya? Pasti dia tidak hebat membalas ciumanmu yang keren itu.”

Luna langsung membelalakkan matanya begitu mendengar ucapan gadis itu. IU menatap Luna iba. Kalau ia sudah pasti akan melabrak gadis bernama Shin Sekyung itu, tapi Luna hanya diam di tempatnya.

Normal pov end

Luna pov

“Bagaimana ciumannya? Yeoja itu kaku sekali ya? Pasti dia tidak hebat membalas ciumanmu yang keren itu.”

Seperti ada sesuatu yang menusukku ketika yeoja itu mengatakannya. Baiklah aku memang bukan pencium yang ahli dan aku kemarin benar-benar tidak bisa menguasai diriku.

“Kau benar.” Jawab Jonghyun membuatku lebih sakit lagi. Ternyata ia juga merasakannya dan tak menyukainya.

“Aku selalu tau tentangmu Jjong, aku tau kalau kau tak menikmati syuting itu kan?” yeoja itu berkata sambil memegang jari-jari Jonghyun.

“Kalau begitu kau salah, menurutku kemarin adalah syuting yang bagus sekali. Setidaknya Luna memang bukan yeoja seperti kau yang mudah berciuman dengan siapapun. Terang saja ia tidak ahli.”

Benarkah? Benarkah ia mengatakannya? Benarkah ia membelaku dihadapan Sekyung unnie?

“Kau bohong.” Putus Sekyung. “Buat apa? Sudahlah aku lelah masih dikaitkan denganmu. Kau ingat kita sudah putus! Dan kau tak perlu menyusulku ke Jepang karena aku tak mengharapkan kehadiranmu. Kalau bukan karena hari ini aku sedang malas di dorm aku tidak akan menemuimu.” Jonghyun oppa langsung pergi dari cafe sepi ini.

“Aaa! Namja itu benar-benar keras kepala!” teriaknya membuat beberapa orang menoleh kearahnya.

“IU, kita pulang saja aku tak ingin dia menyadari keberadaanku.” Kataku IU mengangguk. “Baiklah aku mengerti unnie kita pindah cafe.”

3 day later

SM town building

Aku berlatih sambil menunggu di ruang rias. Kuakui sampai hari ini aku masih bisa merasakan hangatnya bibir Jonghyun oppa. Dan tak ku pungkiri aku.. aku jatuh cinta padanya.

“Emh, Luna bisakah kau keluar sebentar? Aku harus buru-buru berganti baju dan toilet penuh.” Tiba-tiba seseorang menyadarkanku. Jonghyun oppa~

“Ah baiklah oppa.” Aku menurut dan segera keluar dari ruang rias itu. Ia agak lama bergantinya selang beberapa menit ia baru keluar.

“Sudah, hei kau selalu berlatih dimanapun. Luna kita kan sudah selesai tampil kenapa kau selalu membawa partiture?” katanya sambil tersenyum tidak jelas.

MWO? Oppa kau tidak membuka milikku itu kan?” tanyaku, ada sesuatu di dalamnya. Ia menggeleng sambil tersenyum. “Ah tidak. Oiya kau ikut aku yuk, aku berganti baju karena mau jalan-jalan. Ayo ikut!” aku hanya mengangguk dan ikut.

 

Kita berhenti di depan sebuah tempat skating yang indah, ia akan mengajakku skating. Ia mengajakku masuk dan meminjam sepatu lalu bermain skating.

Kami bermain skating dengan cukup menyenangkan, mungkin ada beberapa yang menyadari siapa kami. Tapi Jonghyun oppa hanya diam. Sudah sekitar 45 menit kami bermain dan aku mulai merasa kedinginan. “Haah, dinginnya..” gumamku. “Mendekatlah.” Perintahnya dan aku perlahan mendekati Jonghyun oppa.

Sebuah syal membalut leherku, aku terkaget. Ternyata ia menyembunyikan sebuah syal dibalik bajunya. “Oppa kau?” ia hanya tersenyum dan memegang pundakku. “Much better right?” aku hanya mengangguk. Aku jadi teringat Krystal, kurasa member SHINee memang suka memberi hadiah. Kalung Krystal, Cincin Vic unnie dan syal ini~

“Luna-ssi maukah kau menjadi yeojachinguku?” aku tersentak dan hampir saja jatuh terpeleset.

Oppa?” kagetku. Ia mengangguk sungguh-sungguh.

“Aku sudah lama jatuh cinta padamu, karena senyummu, suaramu dan sifatmu. Aku benar-benar mencintai itu semua tapi kau tak pernah sadar.” Ktanya.

“Kau bohong kan?” ia menggeleng yakin. “Never.” Jawabnya. Dan ia memelukku dengan cepat.

Cause i always in here, seperti lagu kita. Karena aku selalu berada di sini sementara hatimu yang semakin menjauh dan tak bisa kuraih.”

“Aku juga memiliki perasaan padamu yang tak kau mengerti oppa. Aku akan menerimamu My golden voice, My only golden voice.” Kataku.

“Aku tau itu, kau menyimpan fotoku dalam partiture mu kan?” aku kaget mendengarnya, ternyata dia tau. “Mwo?” tanyaku menyakinkan. “Saranghae~” ucapnya. Tiba-tiba aku mendengar di sekelilingku menyanyikan lagu kami. Aku menoleh dan banyak fans meneriakkan nama kami.

WE LOVE JONGNA COUPLE!!!”  teriak mereka. Aku dan Jonghyun oppa hanya tersenyum sambil bergandengan.

♥♥♥

            “Selamat ya, akibat cinta lokasi kalian bisa langgeng seperti sekarang.” Seorang MC tersenyum sambil berkata begitu.

Ne, terima kasih^^.” Jawab satu pasangan dengan kompak. “Kalian benar-benar hebat, semoga kalau kalian menikah dan punya anak suara anak kalian bisa sehebat kalian, ayo member SHINee dan F(x) siapa yang akan menyusul?” goda MC itu.

Ya diacara itu mengundang SHINeeF(x) sebagai bintang tamu dan membahas kedekatan mereka sekaligus membahas hubungan Jonghyun dan Luna. Segera 8 orang yang lain hanya tersenyum malu-malu, karena diketahui atau tidak mereka semua telah menjamin hubungan satu sama lain^^.

THE END

RCL please, ini aku kebut dalam 1 hari lo hahahah ^^

Categories: Couple, fanfiction, Oneshoot | Tags: , , , , , , | 4 Komentar

Navigasi pos

4 thoughts on “My Only Golden Voice

  1. Wew, eonni!! bagus…
    keren tuh,,,,
    4 thumbs up ya!

  2. an.wook

    Waaaa daebak chingu!!!

  3. bisa minta link ff the coolest girl ever? aku udah search gak ketemu-ketemu😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: